— Phintraco Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko menguji level 5.700 pada pekan ini. Analis menempatkan pivot pada 5.900 dengan resistance di 6.000 dan support di 5.800.

Dalam riset yang dirilis Senin (29/6/2026), perusahaan sekuritas itu juga mengeluarkan daftar lima saham yang dinilai layak diburu oleh investor pasar domestik.

Pengaruh Pasar Global

Phintraco mencatat, bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Jumat (26/6/2026) setelah investor melakukan rotasi dari sektor teknologi ke sektor defensif. Pelemahan pada saham-saham chip dipicu oleh kabar bahwa OpenAI mempertimbangkan penundaan rencana penawaran umum perdana (IPO) hingga tahun depan.

Menurut Phintraco, penundaan IPO OpenAI muncul setelah kinerja saham SpaceX yang buruk pasca-listing dan volatilitas pada saham-saham terkait kecerdasan buatan. “Penundaan IPO tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai kemampuan perusahaan dalam mempertahankan tingkat investasi infrastrukturnya karena pendanaan dari pasar modal tertunda,” tulis Phintraco Sekuritas.

Perusahaan riset itu menambahkan, penundaan juga “dapat memperlambat laju belanja infrastruktur AI yang selama ini menjadi pendorong utama permintaan chip semikonduktor dan pembangunan pusat data.”

Faktor Risiko Lain yang Diamati

Di sisi geopolitik, Phintraco menyebut investor akan mengamati lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz terkait pergerakan harga minyak, menyusul bentrokan antara AS dan Iran pada Jumat (26/6).

Dari sisi data ekonomi, pekan ini pasar mencermati sejumlah rilis penting dari AS seperti data pasar tenaga kerja, PMI manufaktur, factory orders, dan indeks harga rumah. Sementara di kawasan euro akan ada data inflasi.

Untuk data domestik, yang dinantikan antara lain S&P Global Manufacturing PMI, neraca perdagangan, dan inflasi.

Phintraco juga menyoroti perkembangan penerbitan instrumen Surat Berharga Negara seperti Patriot Bonds dan Merah Putih Bonds. Pemerintah mendorong pemilik modal besar untuk menempatkan dana pada instrumen itu dengan batas waktu enam bulan meski tidak bersifat wajib. Menurut catatan riset, penerbitan obligasi ini direspons negatif oleh sebagian pihak karena dinilai berpotensi memicu pelemahan penegakan hukum keuangan akibat adanya imunitas.

Secara teknikal, Phintraco memperkirakan, “IHSG pekan ini diperkirakan menguji level 5.700-5.800.”

Saham Yang Direkomendasikan

Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham yang layak diburu investor pekan ini sebagai berikut:

  • ISAT
  • UNTR
  • MARK
  • AMRT
  • PNLF