Skybee — PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) resmi mengubah kegiatan usaha utamanya dengan memasuki lini perdagangan komponen mekanikal serta aktivitas real estat nonhunian.
Perubahan ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (22/6/2026), berbarengan dengan rencana penggalangan modal melalui mekanisme private placement.
Langkah itu dilakukan setelah masuknya PT PIMSF Pulogadung sebagai pemegang saham pengendali menggantikan Karnadi Margaka, sehingga agenda transformasi bisnis menjadi prioritas RUPSLB.
Direktur Utama Geoprima Solusi, Dionysius Tjokro, menyatakan transformasi merupakan bagian dari strategi konsolidasi dan sinergi dengan ekosistem Tjokro Group untuk memperkuat daya saing perusahaan.
“Perseroan ke depannya akan membawa kegiatan usaha baru di bidang perdagangan komponen mekanikal. Hal ini dilakukan untuk memperkuat struktur perusahaan dengan bersinergi dengan Tjokro Group serta memperkuat permodalan guna memenangkan persaingan di industri saat ini yang semakin ketat, baik domestik maupun global,”
Secara administratif, kegiatan usaha baru GPSO mengadopsi KBLI 46591 tentang Perdagangan Besar Mesin Kantor dan Industri Suku Cadang dan Perlengkapannya serta KBLI 68129 tentang Aktivitas Real Estate Nonhunian Lainnya Milik Sendiri atau Sewa.
Manajemen menilai lini usaha baru akan membuka peluang pertumbuhan melalui integrasi rantai pasok industri mekanikal dari hulu hingga hilir, serta menciptakan efisiensi operasional lewat sinergi logistik dengan Tjokro Group.
Akusisi Aset dan Rencana Operasional
Pemegang saham memberi persetujuan atas rencana pembelian aset tetap milik PT Jakarta Indah Casting (JIC) senilai Rp78,5 miliar.
Aset yang akan diakuisisi meliputi lahan seluas 15.400 meter persegi, bangunan pabrik, serta mesin dan peralatan pendukung yang berlokasi di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Perseroan menyatakan aset tersebut akan menjadi basis operasional untuk mengembangkan bisnis komponen mekanikal dan permesinan. Pada tahap awal, fasilitas akan disewakan kembali kepada JIC dengan nilai transaksi sekitar Rp9,3 miliar guna menjaga kesinambungan produksi.
Berdasarkan studi kelayakan yang dibuat Kantor Jasa Penilai Publik Edi Andesta & Rekan, transformasi usaha dan pengelolaan aset diperkirakan memberi dampak signifikan pada kinerja keuangan.
Proyeksi yang tercantum menunjukkan potensi kenaikan laba bersih hingga 400% pada tahun pertama, dengan tambahan pendapatan setelah pajak berkisar Rp7,9 miliar hingga Rp33 miliar per tahun.
Private Placement
Untuk mendanai ekspansi dan sebagian akuisisi aset, RUPSLB menyetujui penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 66,67 juta saham baru, setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Manajemen mengatakan dana hasil private placement akan digunakan antara lain untuk membiayai sebagian akuisisi aset produktif tersebut, dengan alasan skema ini dianggap lebih cepat dan efisien.
RUPSLB juga mengesahkan perubahan susunan pemegang saham pasca pelaksanaan Mandatory Tender Offer (MTO). Berdasarkan Daftar Pemegang Saham per 29 Mei 2026, PT PIMSF Pulogadung tercatat menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 246,37 juta saham, sementara publik menguasai 420,37 juta saham.
Ikuti Skybee
