— Gelombang panas yang melanda Eropa memaksa operator pembangkit nuklir di Swiss menghentikan dua unit reaktor di kompleks Beznau. Axpo, perusahaan energi yang mengelola fasilitas tersebut, menyatakan kedua reaktor kini berada dalam status mati total setelah suhu air Sungai Aare naik dan mengganggu sistem pendingin.

Pengurangan output dilakukan bertahap sejak Selasa (23/6/2026) hingga tersisa 50 persen sebelum akhirnya reaktor dimatikan penuh. Axpo mengatakan suhu Sungai Aare telah mencapai 25 derajat Celsius dan kondisi itu dianggap tidak lagi memberikan kapasitas pendinginan yang cukup dan aman untuk operasi pembangkit.

“Suhu sungai mencapai 25 derajat Celsius untuk pertama kalinya pada Rabu (24/6/2026) setelah air pendingin (reaktor nuklir) tercampur sepenuhnya. Karena tidak ada prospek penurunan suhu atau pendinginan alami dari sungai, reaktor harus dimatikan sepenuhnya pada Jumat,” demikian pernyataan resmi Axpo.

Dampak dan Riwayat Gangguan

Kompleks PLTN Beznau, yang terletak di pulau buatan sepanjang Sungai Aare di Döttingen, bukan kali ini saja menghentikan operasi karena masalah serupa. Kedua unit reaktor sebelumnya juga sempat menangguhkan produksi listrik sementara pada Juli 2025 akibat kondisi pendinginan yang terganggu.

Kasus penghentian operasional kali ini bertepatan dengan rilis laporan terbaru World Weather Attribution (WWA) pada Jumat (26/6/2026), yang menyebut gelombang panas saat ini sebagai salah satu yang “paling parah” yang pernah tercatat di Eropa. Laporan tersebut menyatakan cuaca ekstrem itu kemungkinan besar terkait perubahan iklim global yang dipicu penggunaan bahan bakar fosil.

Tantangan Sistem Pendingin dan Pasokan Energi

Kejadian di Beznau menyoroti ketergantungan PLTN pada sumber air alami untuk mendinginkan inti reaktor. Dengan meningkatnya suhu permukaan air selama gelombang panas ekstrem, kemampuan pendinginan menjadi terbatas sehingga pembangkit harus menurunkan kapasitas atau berhenti beroperasi demi alasan keamanan.

Fenomena ini juga menghadirkan dilema: permintaan listrik untuk pendingin udara meningkat selama gelombang panas, sementara beberapa pembangkit harus memangkas produksi karena keterbatasan pendinginan.

Axpo belum mengumumkan jadwal pasti untuk menyalakan kembali kedua reaktor. Informasi lebih lanjut mengenai langkah mitigasi dan evaluasi kondisi pendinginan akan disampaikan oleh perusahaan sesuai perkembangan situasi.