— Perusahaan yang menerapkan sistem kerja terpusat dan terhubung diyakini mampu mempercepat eksekusi bisnis, memperbaiki koordinasi, dan meningkatkan transparansi operasional. Pendekatan ini juga disebut dapat memangkas ketergantungan pada beragam aplikasi terpisah yang kerap membuat alur kerja terfragmentasi.

Reza Effendi, general manager of sales Virtuenet by Prasetia, menyatakan banyak organisasi sudah mengadopsi berbagai tools digital, namun belum otomatis menjadikan kerja lebih efisien. Komunikasi yang tersebar, dokumen sulit dilacak, proses persetujuan memerlukan follow up berulang, dan laporan yang tidak tersedia secara real time menjadi hambatan utama.

“Akibatnya, informasi mudah terpecah antardepartemen, koordinasi menjadi lambat, dan pengambilan keputusan tidak selalu didukung data yang cepat diakses,” ujar Reza, Rabu (24/6/2026).

Solusi Terpadu Lewat Platform Kolaborasi

Menjawab tantangan tersebut, Virtuenet by Prasetia akan memperkenalkan Lark sebagai solusi kolaborasi terintegrasi pada ajang B2B Tech Asia Indonesia 2026. Pameran berlangsung di AXA Tower, Jakarta, pada 1–2 Juli 2026, dan mempertemukan penyedia solusi teknologi dengan pembuat keputusan serta profesional berbagai industri.

Lark disebut menggabungkan kebutuhan kerja dalam satu ekosistem, meliputi fitur chat, meeting, kalender, dokumen, alur persetujuan (approval workflow), manajemen proyek, hingga basis data kerja. Dengan begitu, Virtuenet berharap alur kerja lintas tim menjadi lebih rapi dan proses approval berjalan lebih cepat.

Agenda di B2B Tech Asia Indonesia 2026

Sebagai exhibitor, Virtuenet by Prasetia membuka kesempatan bagi pengunjung untuk berdiskusi langsung terkait tantangan operasional perusahaan. Reza menjelaskan pengunjung dapat berkonsultasi mengenai penerapan Lark untuk membangun workflow yang lebih efisien dan memberikan visibilitas kerja yang lebih baik bagi manajemen.

“Banyak perusahaan sudah berinvestasi di tools digital, namun masih menghadapi silo informasi, proses yang lambat, dan keputusan yang tidak berbasis data real time. Inilah gap yang ingin kami bantu tutup melalui pendekatan implementasi yang lebih relevan dengan kebutuhan operasional masing-masing perusahaan,” kata Reza.

Reza menambahkan kehadiran Virtuenet di pameran ini dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa teknologi kolaborasi seperti Lark bukan sekadar alat komunikasi, melainkan fondasi untuk membangun operasional yang lebih terintegrasi, transparan, dan efisien.