Skybee — PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menetapkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar total Rp 21,99 triliun atau setara Rp 221 per saham.
Keputusan pembagian dividen disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 8 Juni 2026 dan bersumber dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp 17,8 triliun serta laba ditahan sebesar Rp 4,2 triliun.
Jadwal Cum dan Ex Dividen
Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Ex date dividen ditetapkan pada 18 Juni 2026, sedangkan tanggal pencatatan pemegang saham (DPS) yang berhak menerima dividen adalah 19 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
Pencairan dividen akan dilakukan paling lambat pada 10 Juli 2026 bagi pemegang saham yang namanya tercatat pada DPS tersebut.
Potensi Yield dan Pergerakan Saham
Pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026, saham TLKM ditutup naik 2,45% di level Rp 2.930. Dengan asumsi harga tersebut, potensi yield dividen berada di kisaran 7,5%.
Dalam periode satu pekan terakhir sebelum pengumuman, saham TLKM tercatat naik 4,27%.
Distribusi Kepemilikan dan Penerimaan Dividen Mayoritas
Pemegang saham mayoritas, PT Danantara Asset Management (DAM), tercatat memiliki 51,09 miliar saham atau 51,56% kepemilikan. Dengan kepemilikan tersebut, DAM akan menerima dividen sekitar Rp 11,3 triliun dari total pembagian dividen.
Persetujuan Buyback
Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga memberikan persetujuan kepada Telkom untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp 4 triliun.
Buyback tersebut dapat dieksekusi secara bertahap atau sekaligus melalui Bursa Efek Indonesia maupun di luar BEI, terhitung sejak 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027 atau selama 12 bulan setelah RUPST.
Perusahaan menyatakan buyback dilakukan sebagai upaya meningkatkan nilai bagi pemegang saham dan menjaga stabilitas harga saham TLKM di tengah dinamika pasar.
Ikuti Skybee
