Skybee — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 34,23 poin atau 0,55% ke level 6.220,74 pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026.
Meski indeks utama terkoreksi, sejumlah saham justru mencatat lonjakan harga signifikan dalam sehari, dengan kenaikan antara 21% sampai 35%.
Total transaksi di Bursa mencapai Rp 23,74 triliun. Pergerakan saham hari ini tercatat 306 menguat, 409 melemah, dan 244 stagnan. Volume perdagangan tercatat 30,68 miliar saham dengan frekuensi 2.304 juta kali.
Beberapa sektor menutup penguatan, dipimpin sektor kesehatan yang naik 0,58%. Sektor infrastruktur menguat 0,42%, barang konsumen non-primer 0,36%, dan keuangan 0,03%.
Sementara itu, pelemahan terjadi pada sektor perindustrian 2,52%, transportasi 2,37%, energi 1,99%, properti 1,02%, teknologi 1,7%, barang baku 0,65%, dan barang konsumen primer 0,39%.
Pemicu Pergerakan Pasar
Rumor dan perkembangan geopolitik menjadi salah satu fokus investor. Pilarmas Investindo Sekuritas mencatat perhatian pasar tertuju pada proses perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan penandatanganannya di Swiss pada 19 Juni 2026.
Menurut Pilarmas, kesepakatan sementara tersebut diharapkan membuka kembali jalur distribusi energi melalui Selat Hormuz dan memulihkan ekspor minyak Iran. Jika terealisasi, hal ini berpotensi menekan harga energi global serta meredakan kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan suku bunga tinggi.
Selain faktor geopolitik, Pilarmas menyebut investor juga menantikan hasil rapat The Fed, yang merupakan pertemuan pertama di bawah kepemimpinan Ketua The Fed Kevin Warsh. Dari domestik, keputusan suku bunga Bank Indonesia dan agenda rebalancing FTSE serta pengumuman MSCI pada 18 dan 23 Juni 2026 turut menjadi perhatian pasar.
Cuan Besar
Meski IHSG turun, lima saham tercatat memberikan keuntungan terbesar pada hari ini dengan lonjakan harga antara 21% hingga 35%:
- PT Bank JTrust Tbk (BCIC) melonjak 35% menjadi Rp 135.
- PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) melesat 30,63% menjadi Rp 145.
- PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) naik 28,83% menjadi Rp 143.
- PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) meningkat 24,58% menjadi Rp 1.115.
- PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) terangkat 21,95% menjadi Rp 3.500.
Saham Yang Melemah
Di sisi lain, sejumlah saham mencatat penurunan signifikan pada hari yang sama:
- PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) turun 14,81% menjadi Rp 1.985.
- PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) ambles 14,79% menjadi Rp 3.110.
- PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) jatuh 14,68% menjadi Rp 186.
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terkoreksi 12% menjadi Rp 3.740.
- PT Golden Flower Tbk (POLU) terkikis 10,79% menjadi Rp 14.475.
Ikuti Skybee
