Skybee — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat perannya dalam pemberdayaan ekonomi lokal lewat program Rumah BUMN (RB) Rembang. Sejak beroperasi pada 2020, inisiatif yang dikelola anak usaha PT Semen Gresik ini diklaim berhasil mendorong ratusan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkat kelas usaha.
Program RB Rembang tercatat mendampingi 580 UMKM dengan nilai transaksi kumulatif mencapai Rp6,9 miliar dan menyerap lebih dari 2.100 tenaga kerja lokal. Hasil itu dipaparkan sebagai bukti peran RB SIG sebagai inkubator bisnis berbasis desa yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif.
Dukungan Terpadu Untuk UMKM
Menurut Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, pembinaan UMKM menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan untuk menciptakan nilai bersama bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
“UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah dan pencipta lapangan kerja. Karena itu, SIG terus menghadirkan program pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan agar UMKM dapat tumbuh lebih kompetitif, memiliki daya saing lebih kuat, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Vita Mahreyni.
Hingga 2025, RB Rembang menyelenggarakan 203 program pelatihan mencakup pengembangan kualitas produk, standardisasi, digitalisasi usaha, penguatan branding, serta strategi pemasaran. Pendampingan dilakukan secara komprehensif untuk membantu pelaku usaha menjawab tantangan pasar dan membuka peluang penetrasi ke pasar yang lebih luas.
Perubahan Nyata di Tingkat Pelaku Usaha
Salah satu pelaku yang merasakan dampak program adalah Bella Ayu Paramitha, pemilik Batik Sekar Mulyo asal Rembang. Berkat pendampingan RB Rembang, omzet usahanya meningkat hingga mencapai sekitar Rp100 juta per bulan.
Batik Sekar Mulyo kini juga menyerap puluhan tenaga kerja tetap dan ratusan pekerja lepas dari berbagai desa di Kabupaten Rembang, menurut keterangan yang disampaikan pihak perusahaan.
Ekosistem Bisnis dan Akses Pasar
SIG menegaskan RB Rembang bukan sekadar pusat pelatihan, melainkan sebuah ekosistem bisnis yang menggabungkan pembinaan usaha, jejaring kolaborasi, dan akses pemasaran berbasis digital. Pendekatan ini dikatakan selaras dengan komitmen perusahaan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah sesuai potensi lokal.
Dengan capaian yang ada, RB Rembang diposisikan sebagai model pemberdayaan UMKM melalui kolaborasi antara BUMN dan komunitas desa. SIG menyatakan akan melanjutkan upaya memperluas dampak program melalui peningkatan kapasitas UMKM, penguatan daya saing produk lokal, serta pembukaan akses pasar nasional dan internasional bagi pelaku usaha binaan.
Ikuti Skybee
