— PLN memulai praktik perdana pengoperasian jaringan distribusi berbasis Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) di UPDL Pandaan pada 4–6 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan implementasi fasilitas EDU-SCADA yang telah tersedia sejak peresmian fasilitas tersebut.

Praktik digelar dalam tiga batch dan diikuti pegawai distribusi PLN untuk memberikan pengalaman langsung mengoperasikan sistem distribusi tenaga listrik secara real time. Peserta mempelajari pengendalian jaringan, pemantauan sistem, serta simulasi berbagai kondisi operasi yang sering terjadi di lapangan.

Simulasi Gangguan dan Pemulihan Layanan

Di laboratorium EDU-SCADA, peserta tidak sekadar mempelajari teori, tetapi menjalankan simulasi gangguan (fault simulation), isolasi gangguan (fault isolation), serta pemulihan layanan (service restoration) dengan menggunakan teknologi Fault Location, Isolation, and Service Restoration (FLISR).

Pendekatan praktis tersebut dirancang mendekati kondisi operasi nyata sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesiapan personel dalam menangani berbagai skenario di jaringan distribusi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN meningkatkan kompetensi sumber daya manusia seiring dengan berkembangnya sistem kelistrikan yang semakin terdigitalisasi. Melalui EDU-SCADA, pegawai dibekali kemampuan melakukan operasi jaringan secara real time, memahami konektivitas sistem, dan melaksanakan manuver beban berbasis analisis data untuk menjaga keandalan pasokan listrik.

General Manager PLN Pusdiklat, Y. Endah Cahyaningrum, yang diwakili Manager PLN UPDL Pandaan, Stozn Romeo, menyatakan praktik perdana ini merupakan langkah penting dalam menyiapkan SDM menghadapi transformasi digital di sektor distribusi tenaga listrik.

“EDU-SCADA menjadi media pembelajaran yang menghadirkan pengalaman praktik yang mendekati kondisi operasi sebenarnya. Melalui pembelajaran ini, insan PLN diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dalam pengoperasian sistem distribusi modern berbasis digital sehingga dapat mendukung peningkatan keandalan layanan kelistrikan kepada pelanggan,” ujar Stozn Romeo dalam keterangan resmi, Jumat (26/6/2026).

EDU-SCADA juga dimasukkan dalam roadmap digitalisasi untuk mendukung terciptanya Smart Distribution. Pengembangan fasilitas ini selaras dengan transformasi perusahaan melalui penguatan proses bisnis, digitalisasi, dan peningkatan kualitas operasi sistem distribusi.

Dengan dimulainya praktik ini, PLN UPDL Pandaan diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan kompetensi distribusi berbasis teknologi digital.