— PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) memutuskan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp888 miliar atau Rp480 per saham. Nilai itu lebih dari dua kali lipat laba bersih perseroan sepanjang 2025 yang tercatat Rp422,05 miliar, sehingga rasio pembayaran dividen mencapai 210,43%.

Besaran dividen ini menimbulkan potensi imbal hasil tinggi bagi pemegang saham. Mengacu pada harga penutupan saham DUTI pada Selasa (23/6) di level Rp4.420, dividend yield perseroan diperkirakan sekitar 10,86%.

Keputusan pembagian dividen itu diambil melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar pada 17 Juni 2026.

Sekretaris Perusahaan Duta Pertiwi, Susan, menjelaskan dalam penjelasan resmi kepada otoritas bursa bahwa RUPST menyetujui pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar Rp480 per saham atau senilai total Rp888 miliar.

Berdasarkan keputusan RUPST, jumlah dividen Rp888 miliar tersebut berasal dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp420,05 miliar dan dari saldo laba ditahan sebesar Rp467,95 miliar. Sementara itu, laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp2 miliar disisihkan sebagai dana cadangan untuk memenuhi ketentuan Pasal 84 Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas.

Susan menambahkan bahwa data keuangan yang menjadi dasar pembagian dividen adalah saldo laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp422,05 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp9,39 triliun, serta total ekuitas Rp16,14 triliun per 31 Desember 2025.

Jadwal Cum dan Pembayaran Dividen

Perseroan merinci rangkaian jadwal terkait dividen: cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 25 Juni 2026; ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 26 Juni; cum dividen di pasar tunai dan daftar pemegang saham (DPS) yang berhak pada 29 Juni; serta ex dividen di pasar tunai pada 30 Juni.

“Pembayaran dividen dilakukan pada 16 Juli 2026,” kata Susan.

Profil Singkat Perusahaan

Duta Pertiwi merupakan pengembang properti di bawah Grup Sinar Mas dan anak usaha PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). Perseroan mengembangkan sejumlah proyek berskala besar, antara lain Kota Wisata Cibubur, Grand Wisata Bekasi, kawasan komersial BSD City, serta proyek apartemen Southgate di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.