Skybee — PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) menyiapkan strategi ekspansi sepanjang 2026 dengan fokus pada film layar lebar, pengembangan konten untuk platform over-the-top (OTT), serta penjajakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Perseroan optimistis langkah ini akan meningkatkan kinerja seiring konsumsi konten digital yang meningkat dan ekspansi platform streaming.
Direktur Utama Verona Indah Pictures Titin Suryani menyatakan perusahaan akan memperkuat kualitas produksi, mendorong inovasi konten, dan memperluas kolaborasi untuk menjangkau audiens lebih luas. Pernyataan itu disampaikan dalam Paparan Publik Tahunan perseroan pada Kamis (25/6/2026).
Rencana Rilis Film 2026
VERN menargetkan tiga film layar lebar tayang di bioskop nasional sepanjang 2026. Salah satu yang telah dipastikan adalah Dan Bandung karya Pidi Baiq yang disutradarai Rudi Sujarwo, dijadwalkan masuk bioskop pada 20 Agustus 2026.
Satu judul lain, Rahasia Perempuan Gila, direncanakan tayang pada Oktober 2026, sementara satu film tambahan ditargetkan rilis pada Desember 2026. “Kami targetkan sampai akhir tahun ada tiga film yang masuk ke bioskop nasional. Yang pasti Agustus, kemudian Oktober, dan kemungkinan Desember,” kata Titin.
Dari sisi komersial, perseroan berharap ketiga film tersebut mampu menarik lebih dari 3 juta penonton secara kumulatif.
Pengembangan Konten Digital dan AI
Selain perfilman, Verona Indah memperluas pengembangan konten digital untuk OTT. Perseroan mengevaluasi peluang bisnis mikrodrama, mini-seri, dan konten berbasis AI yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan.
Menurut Titin, VERN memiliki aset produksi dan sumber daya untuk mengembangkan konten berbasis teknologi baru, namun masih melakukan riset untuk memastikan tingkat penerimaan pasar domestik terhadap format konten AI. “Pengembangan bisnis yang paling cepat memang mikrodrama atau mini-seri, termasuk mini-seri berbasis AI. Kami sedang mempersiapkan semuanya, tetapi masih dalam tahap riset dan diskusi untuk melihat model bisnis yang paling efektif,” ujarnya.
Untuk memperluas jangkauan distribusi, perseroan memperkuat kerja sama dengan platform streaming global. Saat ini VERN telah menjalin kerja sama produksi serial 12 episode dengan Viu yang dijadwalkan tayang pada Agustus 2026, serta sedang berdiskusi dengan iQIYI dan Netflix terkait peluang kolaborasi konten.
Keputusan Keuangan dan Tata Kelola
Pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp 5,01 miliar untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan usaha. Perseroan memutuskan tidak membagikan dividen guna mendukung agenda ekspansi dan pertumbuhan jangka panjang.
Komisaris Utama VERN Bedy Kunady menegaskan perusahaan akan menempatkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) sebagai fondasi pertumbuhan berkelanjutan. “Melalui tata kelola yang kuat, perseroan optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Bedy.
Ikuti Skybee
