— Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada pembukaan perdagangan Selasa, 23 Juni 2026. Kurs spot dibuka turun 16 poin atau 0,09% ke level Rp17.859 per dolar AS.

Kondisi ini melanjutkan pelemahan dari hari sebelumnya, ketika rupiah ditutup melemah 39 poin ke Rp17.843 per dolar AS pada Senin (22/6/2026).

Penguatan Dolar Dorong Tekanan pada Rupiah

Dolar AS menguat pada sesi sebelumnya, mendorong tekanan pada mata uang emerging yang lain, termasuk rupiah. Indeks dolar tercatat naik 0,16% ke level 101.

Sementara itu, euro melemah 0,36% ke posisi sekitar $1,1427 per dolar AS.

Pergerakan Mata Uang Besar Lainnya

Poundsterling Inggris menunjukkan pemulihan setelah pengumuman mundurnya pemimpin Partai Buruh, tercatat menguat 0,08% ke $1,3243 per dolar AS.

Yen Jepang melemah 0,14% ke level 161,50 terhadap dolar AS. Jika menembus 161,96, yen akan menyentuh titik terlemahnya sejak 1986.

Respon Kebijakan Jepang

Pergerakan tajam yen terjadi setelah Bank of Japan menaikkan suku bunga pekan lalu. Menyikapi fluktuasi nilai tukar, Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama menyatakan kesiapan otoritas untuk menanggapi pergerakan mata uang “kapan saja dengan tepat.”