Skybee — Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif menegaskan upaya memperkuat industri gim nasional agar berdaya saing global dan memiliki basis komersial yang kuat.
Langkah konkret dilakukan lewat kerja sama dengan platform perdagangan digital internasional untuk membuka akses pasar, infrastruktur, dan peluang komersial bagi pembuat gim lokal.
Kolaborasi Ekraf dan Coda
Ekraf resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Coda, platform perdagangan digital yang beroperasi di lebih dari 80 pasar dan mendukung ratusan metode pembayaran.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyebutkan kolaborasi ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan industri gim nasional dan mempertegas komitmen antara sektor publik dan swasta.
“Kolaborasi antara Coda, Ekraf, dan para pengembang gim di Indonesia bukan sekadar penandatanganan nota kesepahaman di atas kertas. Tapi ini adalah langkah formal yang menunjukkan keseriusan dan komitmen Pemerintah dan sektor industri seperti Coda,” ujar Irene.
Irene mengatakan Coda dan Ekraf akan mengeksplorasi program-program untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan industri kreatif digital, memastikan kreator Indonesia mampu mengakses peluang global, serta mendukung ketahanan dan daya saing jangka panjang.
“Indonesia bukan hanya negeri penuh berbasis pemain gim yang besar atau target pasar yang hebat. Melalui penguatan ekosistem ini, kita ingin membuktikan bahwa kita tidak hanya mampu memenangi kejuaran dunia sebagai pemain, tetapi juga menguasai pasar global sebagai kreator yang hebat,” tambah Irene.
Peran Coda dalam Pemberdayaan Kreator
CEO Coda Shane Happach mengatakan Indonesia memiliki komunitas pengembang gim yang dinamis, namun untuk membangun bisnis gim yang sukses dibutuhkan akses ke infrastruktur, jejaring, dan peluang komersial.
“Melalui kemitraan dengan Ekraf, kami ingin mendampingi lebih banyak pengembang dalam perjalanan tersebut. Dengan memperluas akses ke perangkat, keahlian, dan jaringan global, kami berharap dapat membantu lebih banyak studio gim di Indonesia membangun bisnis yang berkelanjutan dan menjangkau pemain di seluruh dunia,” kata Shane.
Nota kesepahaman ini juga melanjutkan rangkaian kolaborasi sebelumnya yang, menurut Ekraf, telah meningkatkan kapasitas lebih dari 70 pengembang lokal melalui kegiatan seperti Global Game Jam Pre-Workshop di Jakarta. Perluasan jangkauan internasional juga didorong melalui Codashop, marketplace milik Coda untuk pembelian konten dalam gim dan konten digital.
Data dan Tren Industri
Data dari Niko Partner menyatakan industri gim Indonesia mencatat pendapatan lebih dari US$1,1 miliar pada 2025 dan diproyeksikan mencapai US$1,5 miliar pada 2030.
Laporan Boston Consulting Group menyebut industri gim global diproyeksikan tumbuh hingga sekitar US$350 miliar pada 2030. BCG mengidentifikasi empat tren strategis yang diperkirakan membentuk pertumbuhan industri dalam 5–10 tahun ke depan.
Tren pertama adalah penggunaan AI generatif yang dapat mengubah proses pembuatan gim. BCG menulis bahwa pada pertengahan 2025 sekitar 20% game baru menyatakan penggunaan AI, dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Tren kedua adalah ekspansi konten buatan pengguna (user generated content/UGC), yang diperkirakan meningkatkan keterlibatan lebih luas; tren ketiga adalah munculnya cloud gaming yang mengubah distribusi dan memperluas akses; serta tren keempat adalah pembukaan toko aplikasi baru yang memberi peluang bagi pengembang mengendalikan distribusi dan menekan biaya.
Perubahan Perilaku Pembayaran
Laporan Niko Partner menunjukkan pergeseran pola pembayaran di Asia Tenggara: sekitar 38% pendapatan gim mobile kini berasal dari metode pembayaran di luar aplikasi, naik dari 21% dua tahun sebelumnya.
Selain itu, 55% pemain gim mobile menggunakan dompet digital untuk bertransaksi, sementara hampir seperempat memanfaatkan pembayaran melalui operator seluler (potong pulsa). Tren ini menekankan pentingnya solusi pembayaran lokal yang adaptif untuk membantu penerbit menjangkau lebih banyak pemain dan memaksimalkan potensi pendapatan baru.
Ikuti Skybee
