— Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) atau Win&Co Group menyetujui seluruh agenda yang diajukan dalam RUPST Tahun Buku 2025. Rapat berlangsung di Jakarta pada 12 Juni 2025 dan menegaskan komitmen perusahaan untuk memperkuat fondasi usaha sekaligus mempercepat pertumbuhan berkelanjutan.

Pemegang saham mengesahkan Laporan Tahunan, Laporan Keberlanjutan, Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta Laporan Keuangan yang telah diaudit. Manajemen juga melaporkan realisasi penggunaan dana hasil Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II.

Hasil Kinerja 2025

Sepanjang 2025, Win&Co Group mencatatkan penjualan konsolidasi sebesar Rp165,08 miliar, naik 2,48% dibandingkan tahun sebelumnya. Adjusted EBITDA perusahaan tercatat Rp9,2 miliar, atau meningkat 13,53% secara tahunan.

Manajemen menyatakan peningkatan kinerja didukung oleh kenaikan kapasitas produksi, inovasi produk, perluasan saluran distribusi, serta upaya peningkatan efisiensi operasional.

Penggunaan Dana PMHMETD II

Perusahaan melaporkan bahwa hingga akhir 2025 dana hasil PMHMETD II telah digunakan sesuai rencana yang disampaikan kepada regulator. Sebagian dana yang belum terserap ditempatkan pada instrumen perbankan untuk menjaga likuiditas dan mendukung pengembangan usaha di masa mendatang.

Strategi Penguatan Bisnis

Direktur Utama Win&Co Group, Sugianto Soenario, menyatakan 2025 merupakan periode penting untuk memperkuat fondasi bisnis dan daya saing jangka panjang. “Dengan dukungan struktur permodalan yang lebih kuat serta disiplin dalam pengelolaan biaya, kami percaya Win&Co berada pada jalur yang tepat untuk menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (17/6/2026).

Sugianto menambahkan perusahaan akan terus mencari peluang akselerasi bisnis untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset dan modal kerja, meningkatkan profitabilitas, serta menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Win&Co menyelesaikan PMHMETD II yang menghimpun dana sebesar Rp266,96 miliar. Dana itu digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung kebutuhan modal kerja.

Perusahaan juga melakukan transformasi digital melalui implementasi sistem enterprise resource planning (ERP) berbasis SAP, meningkatkan kapasitas produksi hingga 12.000 ton per tahun, memperluas jaringan distribusi dan pelanggan business-to-business (B2B), serta memperkuat penetrasi pasar lewat program pemasaran dan kerja sama strategis.