Skybee — Harga bawang putih di Pasar Tradisional Beringharjo, Kota Yogyakarta, mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Perubahan ini dirasakan langsung oleh pedagang dan pembeli di pasar tradisional tersebut.
Peningkatan harga dipengaruhi oleh penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah serta melonjaknya biaya distribusi seiring kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kombinasi kedua faktor ini meningkatkan biaya impor dan ongkos transportasi.
Dampak Pada Rantai Pasokan
Kenaikan biaya impor membuat pedagang harus menyesuaikan harga jual bawang putih kepada konsumen. Biaya angkut yang lebih tinggi akibat mahalnya BBM turut memperberat beban rantai pasokan dari pelabuhan ke pasar tradisional.
Akibat penyesuaian harga tersebut, masyarakat menyatakan perhatian karena kenaikan berlangsung di tengah meningkatnya kebutuhan pokok dan biaya hidup. Pedagang mengatakan penyesuaian harga tak bisa dihindari ketika biaya pokok impor dan distribusi membengkak.
Respons dan Kekhawatiran
Kenaikan harga komoditas ini menjadi sorotan karena bawang putih termasuk kebutuhan pokok sehari-hari. Warga pasar berharap pasokan stabil dan harga kembali normal ketika tekanan terhadap biaya impor dan distribusi mereda.
Ikuti Skybee
