Skybee — Meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran dipandang membuka peluang penurunan tekanan harga energi global. Kondisi ini berpotensi mengurangi beban subsidi energi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Penurunan risiko lonjakan harga energi disebut dapat memberi ruang fiskal lebih besar bagi pemerintah. Ruang tersebut memungkinkan pengalihan anggaran ke program prioritas lain yang mendesak.
Stabilitas Geopolitik dan Dampak Anggaran
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan stabilitas geopolitik menjadi faktor penting dalam menjaga harga energi dunia. Menurutnya, bila tren positif berlanjut, pemerintah berpeluang memperkuat pembiayaan sektor strategis lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Pernyataan itu menempatkan kondisi geopolitik sebagai salah satu variabel yang memengaruhi beban subsidi energi di APBN. Namun, keputusan fiskal tetap bergantung pada perkembangan harga energi di pasar internasional dan kebijakan anggaran yang ditetapkan pemerintah.
Ikuti Skybee
