Skybee — Berikut rangkuman lima berita ekonomi utama pada Senin, 15 Juni 2026. Peristiwa yang disorot meliputi kesepakatan antara AS dan Iran, dampaknya pada pasar global, pergerakan rupiah, pembahasan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta usulan kuota solar subsidi untuk 2027.
Setiap bagian menyajikan inti peristiwa dan pernyataan resmi yang disampaikan pada hari tersebut.
AS Dan Iran Sepakati Akhiri Konflik
Amerika Serikat dan Republik Islam Iran secara resmi menyatakan telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri operasi militer yang berlangsung hampir empat bulan. Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang bertindak sebagai mediator, mengumumkan kedua pihak berkomitmen menghentikan seluruh operasi militer, termasuk di Lebanon.
“Setelah melalui pembicaraan intensif, kami dengan senang hati mengumumkan Kesepakatan Damai antara AS dan Republik Islam Iran telah TERCAPAI,” ujar Sharif melalui unggahan di platform X pada Minggu yang bertepatan dengan Senin pagi WIB. Presiden AS menyatakan konfirmasi serupa melalui pernyataan publiknya.
Harga Minyak Dunia Mengalami Koreksi
Pasar Asia mencatat reli pada perdagangan Senin menyusul pengumuman kesepakatan tentatif antara AS dan Iran. Pembukaan kembali jalur perdagangan seperti Selat Hormuz menjadi salah satu faktor sentimen.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah Brent turun US$3,61 menjadi US$83,64 per barel, sedangkan minyak acuan AS turun US$4,27 menjadi US$80,61 per barel. Indeks saham utama kawasan juga mencatat kenaikan signifikan pada hari yang sama.
Rupiah Menguat Di Tengah Meredanya Ketegangan Eksternal
Mata uang rupiah menguat pada penutupan perdagangan Senin, menutup hari di Rp17.708 per dolar AS atau menguat 152 poin (+0,85%) dari level sebelumnya Rp17.860 per dolar AS.
Penguatan ini dipengaruhi oleh meredanya sentimen geopolitik setelah pengumuman kesepakatan awal antara AS dan Iran. Faktor domestik turut berkontribusi, termasuk respons pasar terhadap keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 5,50%, sehingga total kenaikan sejak Mei mencapai 75 basis poin.
MBG: Pembahasan Anggaran 2027 Digelar Tertutup
Komisi XI DPR bersama Badan Gizi Nasional membahas pagu indikatif Program Makan Bergizi Gratis untuk tahun anggaran 2027 dalam rapat tertutup di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Nilai pasti anggaran belum diungkapkan dalam pertemuan tersebut.
Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honori, mengatakan anggaran yang dibahas masih berdasarkan rancangan kepemimpinan BGN sebelumnya. Kepemimpinan baru BGN mengusulkan perubahan kebijakan, termasuk perombakan jumlah penerima, yang diperkirakan akan memengaruhi besaran anggaran program pada 2027.
“Jadi tadi sudah ada yang disampaikan kepada kita, komitmen dari Badan Gizi Nasional untuk melakukan efisiensi secara besar-besaran, baik dari sisi jumlah anggaran maupun dari sisi jumlah penerima manfaat,” kata Charles Honori.
Usulan Penambahan Kuota Solar Subsidi 2027
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengusulkan kenaikan alokasi volume solar bersubsidi untuk 2027 menjadi 18,80 juta–19 juta kiloliter. Angka ini lebih tinggi dibandingkan kuota solar subsidi yang tercantum dalam APBN 2026 sebesar 18,64 juta kiloliter.
Usulan disampaikan Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, bagian dari pembahasan asumsi dasar dan postur energi dalam RAPBN 2027.
Ikuti Skybee
