Skybee — Futurepreneur Lab 2026 memilih 20 startup asal 20 universitas di Indonesia untuk mengikuti program akselerasi dan validasi pasar yang menawarkan peluang pendanaan.
Program ini diluncurkan oleh WU Hub Coworking Space dengan dukungan Khong Guan sebagai strategic partner, dan dirancang untuk membantu startup tahap awal mengubah inovasi menjadi produk yang tervalidasi pasar.
Tujuan Program
Futurepreneur Lab dibentuk sebagai respon terhadap kendala yang dihadapi inovasi kampus, di mana banyak hasil riset berhenti pada tahap pengembangan karena belum memiliki akses jelas ke pasar. Di sisi lain, investor mencari bukti permintaan pasar yang kuat sebelum menyalurkan dana ke startup tahap awal.
Proses Seleksi
Seleksi peserta dilakukan oleh panel juri yang melibatkan investor dan peneliti untuk memastikan calon peserta memiliki potensi inovasi dan kesiapan pasar. Nama-nama yang disebut sebagai bagian dari juri termasuk Charles Lee, Sumarny Manurung, dan Hanif Fakhrurroja.
Contoh Proyek Peserta
Salah satu peserta dari Universitas Indonesia, Salman, menyatakan optimisme timnya untuk mendapatkan pendanaan. “Saya dan tim tengah menggarap produk pakan ikan yang diolah dari limbah feses ikan. Idenya, limbah fese ikan dari kolam di daerah Ciseeng sebelumnya dibuang ke sungai sehingga mencemari. Nah limbah ikan itu bisa diolah kembali menjadi pakan ikan, sehingga biaya pakan yang tadinya menghabiskan 60% biaya bisa turun menjadi 30%,” ujar Salman.
Peran WU Hub dan Katalyst
Menurut Charles Lee, Futurepreneur Lab bertujuan memperkuat kapasitas founder dan mendorong pertumbuhan startup yang berkelanjutan sekaligus berdampak bagi perekonomian Indonesia. “Saya optimis terhadap masa depan ekosistem startup Indonesia. Kami tentu berharap akan lahir startup bernilai besar dari ekosistem WU Hub, namun visi kami lebih besar dari sekadar valuasi. Kami ingin membangun generasi entrepreneur yang mampu menciptakan solusi nyata bagi tantangan global dan menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia,” ujarnya.
WU Hub juga memperkenalkan Katalyst, platform validasi publik dan crowdfunding yang memungkinkan peserta menguji minat pasar melalui kampanye digital, dukungan publik, dan simulasi permintaan produk sebagai bukti awal market traction.
Fokus Sektor dan Mitra
Program menekankan pengembangan inovasi di sektor sustainability, energy, dan agriculture, sejalan dengan visi WU Hub: Innovate, Connect, Empower.
Selain Khong Guan, dukungan datang dari beberapa mitra strategis, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Garuda Spark, dan Taka Lab.
Tenne Gunawan, Marketing Manager Khong Guan, menyatakan kolaborasi ini sejalan dengan komitmen perusahaan mendukung gagasan dan solusi masa depan. “Sebagai perusahaan yang telah tumbuh bersama keluarga Indonesia selama puluhan tahun, Khong Guan percaya bahwa investasi terbaik untuk masa depan adalah pada generasi muda yang berani berinovasi… Kolaborasi ini juga menjadi wujud nyata dari komitmen ESG perusahaan, khususnya dalam memberdayakan generasi muda, memperkuat ekosistem kewirausahaan, serta mendorong terciptanya solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Persiapan Menuju Investment Day
Sumarny Elisabeth Manurung, VP of Investment SPIL Ventures, menekankan perlunya bukti kebutuhan pasar bagi investor. “Investor tidak hanya mencari ide yang menarik, tetapi juga bukti bahwa solusi tersebut benar-benar dibutuhkan pasar. Futurepreneur Lab 2026 membantu startup muda memvalidasi asumsi, memahami pelanggan, dan membangun bisnis yang lebih siap untuk bertumbuh,” ujarnya.
Puncak program adalah Investment Day yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026, di mana startup akan mempresentasikan hasil validasi pasar sebagai bukti kesiapan memasuki fase pertumbuhan.
Arah Kolaborasi
Futurepreneur Lab hadir dengan keyakinan bahwa inovator dan entrepreneur muda akan menjadi motor penggerak ekonomi masa depan. WU Hub mengajak pemangku kepentingan dari dunia pendidikan, industri, investor, pemerintah, dan masyarakat untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem yang mendukung lahirnya solusi baru serta pertumbuhan startup berdaya saing global.
Ikuti Skybee
