Skybee — Platform investasi digital BMoney mencatatkan dana kelolaan (asset under management/AUM) lebih dari Rp 6 triliun hingga Juni 2026. Capaian itu sejalan dengan target yang dipatok perusahaan untuk tahun ini.
Pendorong utama adalah lonjakan investor ritel dan ekspansi layanan investasi premium yang menyasar nasabah prioritas. Hingga tahun kelima operasionalnya, BMoney juga mengklaim telah merangkul lebih dari satu juta investor ritel di seluruh Indonesia.
CEO BMoney, Angganata Sebastian, menyatakan pertumbuhan AUM mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap platform yang terintegrasi dan berizin. “Segmen ritel menghadirkan skala, keterlibatan, dan prospek bisnis jangka panjang. Sementara segmen high-net-worth individual (HNWI) memberikan kepercayaan, kredibilitas, dan monetisasi. Keduanya merupakan satu ekosistem yang saling melengkapi dan memperkuat pertumbuhan BMoney,” ujarnya.
Sejarah Singkat dan Transformasi
BMoney bermula dari inisiatif pemberdayaan masyarakat melalui jaringan kios pada 2020 dan resmi diluncurkan sebagai platform investasi digital pada 2021. Seiring waktu, perusahaan bertransformasi menjadi platform investech terintegrasi yang menyediakan berbagai produk investasi dalam satu aplikasi.
Izin dan Kemitraan
Untuk mendukung operasional dan menjaga kepercayaan investor, BMoney telah memperoleh sejumlah izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk status Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), Mitra Distribusi Surat Berharga Negara (Midis SBN), serta izin operasional transaksi saham dan emas digital.
Perusahaan juga menjalin kemitraan dengan puluhan manajer investasi, penyedia likuiditas emas, dan berbagai perbankan nasional guna menghadirkan ratusan pilihan instrumen investasi bagi pengguna.
Profitabilitas dan Model Bisnis
Di tengah persaingan industri fintech yang kian ketat, kombinasi pertumbuhan jumlah investor dan peningkatan nilai aset kelolaan mendorong BMoney mencetak kinerja keuangan positif. Perseroan mencatatkan profitabilitas penuh pada tahun buku 2025.
Manajemen menilai model bisnis yang menggabungkan segmen ritel dan HNWI menjadi faktor kunci keberlanjutan usaha dan monetisasi.
Layanan Premium untuk Nasabah Prioritas
BMoney memperluas penetrasi ke segmen nasabah prioritas lewat layanan BMoney Privilege. Lini ini disebut-sebut menjadi salah satu penggerak pertumbuhan aset dari kelompok investor HNWI dengan menawarkan layanan premium mirip perbankan prioritas.
Program loyalitas berbasis poin investasi menjadi bagian dari penawaran, di mana poin dapat ditukarkan dengan fasilitas eksklusif. Fasilitas yang disebutkan meliputi layanan transportasi bandara melalui kerja sama dengan Golden Bird, layanan konsultan pajak pribadi, serta layanan pemeriksaan kesehatan eksklusif bekerja sama dengan Prodia.
Ekspansi Layanan dan Jangkauan
Sebagai bagian dari strategi memperkuat pengalaman nasabah, BMoney mengembangkan layanan berbasis komunitas dan fasilitas fisik untuk investor prioritas. Setelah membuka Private Lounge di Jakarta dan Bandung, perusahaan menambah fasilitas serupa di Surabaya pada 2026.
Ke depan, manajemen menyatakan akan terus mengandalkan sinergi antara segmen ritel dan HNWI sebagai mesin pertumbuhan utama, dengan posisi kedua segmen sebagai bagian dari satu ekosistem yang saling melengkapi.
Ikuti Skybee
