Skybee — Lonjakan minat masyarakat pada investasi saham mendorong platform investasi untuk memperkuat keamanan digital. Stockbit menyatakan telah mengadopsi sistem keamanan berlapis untuk menjamin akses dan transaksi hanya dilakukan oleh pemilik akun.
Perusahaan menekankan bahwa serangan siber dapat terjadi kapan saja, sehingga perlindungan berlapis menjadi kebutuhan utama bagi investor, baik pemula maupun yang berpengalaman.
3 Factor Authentication Sebagai Garis Pertahanan
Stockbit menerapkan 3 Factor Authentication (3FA) yang mencakup Face Recognition, Trusted Device, dan Freeze Account. Face Recognition difungsikan sebagai lapisan tambahan untuk memastikan hanya pemilik akun yang bisa mengakses dan melakukan transaksi.
Pengguna akan menerima notifikasi ketika terjadi percobaan sign-in tanpa izin, serupa pengalaman keamanan pada layanan identitas digital lain.
Verifikasi Perangkat dan Aktivitas
Fitur Trusted Device membuat sistem menolak otomatis setiap upaya login dari perangkat yang tidak dikenal. Selain itu, Multiple Verification dipakai untuk memastikan aktivitas penting dalam akun melalui proses verifikasi tambahan.
Jika terdeteksi aktivitas tidak wajar, investor dapat menggunakan fitur Freeze Account untuk mengunci atau membekukan akun sementara.
Tim Cybersecurity Siaga
“Sistem 3 Factor Authentication dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap akses akun pengguna melalui tiga lapisan verifikasi yang ketat. Selain itu, Stockbit juga memiliki tim Cybersecurity yang standby 24/7,” ujar Head of PR & Corporate Communication Stockbit, William, dalam keterangan resmi, Jumat (26/6/2026).
William menambahkan bahwa selain keamanan, Stockbit terus mengembangkan alat analisis dan data real-time untuk membantu investor memantau pergerakan pasar dan mengambil keputusan berbasis data.
Fitur Untuk Berbagai Level Investor
Menurut William, platform ini dirancang untuk berbagai tingkatan investor, dari pemula hingga profesional, dengan fokus pada keamanan, kecepatan, ketepatan, dan kedalaman informasi.
Baru-baru ini Stockbit meluncurkan fitur Stockbit AI Reports, yang merangkum keterbukaan informasi emiten menjadi poin analisis ringkas untuk membantu pengguna memahami informasi penting dengan lebih efisien.
“Kami telah melayani dan memahami apa yang dibutuhkan oleh jutaan investor di Indonesia. Para investor berinvestasi dengan cerdas dengan tidak hanya fokus pada kemudahan penggunaan aplikasi, tetapi juga memastikan adanya sistem keamanan yang kuat dan terpercaya. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada Stockbit selama ini,” kata William.
Lonjakan Jumlah Investor
Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per akhir Mei 2026 menunjukkan jumlah investor saham di pasar modal mencapai 9,73 juta. Hampir 80% dari jumlah tersebut merupakan investor berusia di bawah 40 tahun.
Angka ini naik dibandingkan akhir 2023 yang tercatat 5,2 juta investor dan akhir 2024 sebesar 6,3 juta investor.
“Sekali lagi, dalam menyikapi tren positif ini, Stockbit berkomitmen untuk menjadi aplikasi investasi saham yang mengedepankan keamanan, dapat diandalkan serta kredibel lewat fitur-fitur inovatif dan waktu eksekusi yang cepat untuk setiap transaksi,” tutup William.
Ikuti Skybee
