Skybee — Harga bitcoin (BTC) kembali menembus kisaran sekitar US$67.000 setelah sempat anjlok ke level sekitar US$60.000 pada awal Juni. Pergerakan ini disertai peningkatan aktivitas pembelian yang tercatat pada data on-chain.
Meski demikian, pola perdagangan terbaru mengisyaratkan bahwa pergerakan harga kini memasuki struktur opsi yang cenderung meningkatkan volatilitas, bukan menurunkannya menjadi stabil.
Tiga Level Penentu
Analisis menyorot tiga level harga yang dinilai krusial bagi arah jangka pendek hingga menengah bitcoin. Pertama, area US$60.000 disebut sebagai level terendah terakhir yang harus dipertahankan oleh akumulasi. Jika level ini pecah, dukungan permintaan dan fundamental harga akan berubah secara signifikan.
Kedua, sekitar US$67.000 berfungsi sebagai zona pivot volatilitas. Selama harga berinteraksi di level ini, peluang terjadinya pergerakan tajam ke dua arah dianggap lebih besar daripada kenaikan yang berlangsung stabil.
Ketiga, rentang US$75.000 hingga US$80.000 dipandang sebagai titik yang menandai perubahan struktur pasar. Menembus zona ini akan mulai membentuk penyangga bagi pergerakan harga.
Implikasi Bagi Sentimen
Rebound bitcoin terhadap level saat ini terjadi cukup cepat setelah penurunan sekitar 15% sepanjang bulan lalu. Kecepatan pemulihan tersebut menambah bobot visual pada pergerakan harga, meski tidak menghilangkan potensi fluktuasi tinggi.
Jika bitcoin berhasil menutup dan bertahan di atas rentang US$75.000-US$80.000, argumen skeptis terhadap kelanjutan kenaikan harga diperkirakan akan mereda, sejalan dengan skenario yang lebih konstruktif untuk bulan Juni.
Ikuti Skybee
