— Piala Dunia 2026 resmi mencatat rekor kehadiran penonton tertinggi dalam sejarah turnamen. FIFA mengumumkan total kehadiran mencapai 3.605.357 orang pada Kamis (25/6/2026), menempatkan edisi kali ini melampaui rekor yang sebelumnya tercatat pada Piala Dunia 1994.

Rekor baru itu diumumkan saat laga Jerman melawan Ekuador berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, ketika angka penonton ditampilkan di layar stadion dan mendapat sambutan tepuk tangan dari ribuan suporter. Angka tersebut tercatat sementara masih tersisa 48 pertandingan, sehingga total kehadiran diperkirakan masih berpotensi bertambah hingga akhir turnamen.

Antusiasme Penonton Tetap Tinggi

Sepanjang turnamen, FIFA mencatat tingkat keterisian stadion rata-rata lebih dari 99%, menandakan minat kuat penonton menyaksikan pertandingan secara langsung. Turnamen ini juga menjadi yang pertama diikuti oleh 48 negara, sehingga jumlah laga meningkat signifikan dibanding format 32 tim sebelumnya.

Meski demikian, penyelenggaraan tidak lepas dari tantangan. Harga tiket yang relatif tinggi serta kebijakan pembatasan perjalanan ke Amerika Serikat menyulitkan sebagian penggemar untuk hadir langsung ke stadion.

Beberapa pengamat ekonomi olahraga menawarkan pandangan terkait fenomena tersebut. Victor Matheson, ekonom olahraga dari College of the Holy Cross, menyatakan banyak penggemar ingin menonton langsung namun terkendala biaya perjalanan dan aturan masuk ke AS. Sementara Dan Rascher, pakar ekonomi olahraga dari University of San Francisco, menilai tingginya angka kehadiran mencerminkan daya tarik acara ini. “Orang Amerika ingin menjadi bagian dari momentum besar,” ujarnya.

Dengan puluhan pertandingan yang masih akan dimainkan, Piala Dunia 2026 berpeluang memperbesar catatan kehadiran penonton dan mengokohkan posisinya sebagai edisi dengan daya tarik penonton terbesar dalam sejarah turnamen.