Skybee — PT Bank HSBC Indonesia bekerja sama dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI) meluncurkan program Financial Empowerment Pathways 2026 untuk memperkuat literasi keuangan yang inklusif bagi generasi muda. Inisiatif ini menargetkan 1.700 pelajar dari berbagai latar belakang hingga akhir tahun.
Program bertujuan mengatasi kesenjangan antara peningkatan akses layanan keuangan dan kemampuan mengelola keuangan secara sehat, terutama bagi kelompok yang rentan seperti penyandang disabilitas.
Target Dan Skema Program
Financial Empowerment Pathways 2026 terdiri dari tiga inisiatif utama: INFINITY (Inclusive Financial Literacy for Young People), JA More than Money, dan ELEVATE (Elevating Financial Literacy through Action & Innovation). Ketiga program dirancang untuk menjangkau pelajar sekolah dasar hingga perguruan tinggi dengan metode pembelajaran yang beragam.
INFINITY sudah dimulai di SLBN 02 Jakarta dan melibatkan 100 siswa penyandang disabilitas pendengaran. Pembelajaran menggunakan pendekatan visual, kinestetik, dan praktik langsung yang mengenalkan konsep dasar keuangan seperti pendapatan, menabung, berbelanja, dan berbagi.
Respons OJK
Asisten Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Chandra Shadiq Faritzi menyatakan bahwa peningkatan akses keuangan perlu diimbangi penguatan literasi yang merata, termasuk untuk penyandang disabilitas. “Melalui pendekatan yang inklusif dan relevan, edukasi keuangan dapat membantu generasi muda memahami risiko, mengelola pengeluaran secara bijak, serta membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini,” ujarnya.
Tingkat Literasi Dan Kesenjangan
Data OJK yang dikemukakan dalam keterangan program menunjukkan tingkat literasi keuangan pelajar naik dari 56,42% pada 2024 menjadi 61,76% pada 2025. Namun, angka tersebut masih tertinggal dibandingkan tingkat inklusi keuangan yang meningkat dari 69% menjadi 84,42% pada periode sama.
Metode Pembelajaran Di Berbagai Tingkat Pendidikan
Selain INFINITY untuk penyandang disabilitas, program JA More than Money menyasar 1.500 siswa sekolah menengah pertama di Jakarta dengan gabungan literasi keuangan dan kewirausahaan melalui kelas interaktif dan simulasi usaha sederhana.
Di tingkat perguruan tinggi, ELEVATE akan melibatkan 100 mahasiswa lewat lokakarya, mentoring, serta Financial Innovation Challenge yang mendorong solusi inovatif bagi masalah keuangan.
Pandangan HSBC Dan PJI
Presiden Direktur HSBC Indonesia Stuart Rogers menilai generasi muda menghadapi tantangan finansial semakin kompleks seiring perkembangan layanan keuangan digital. “Generasi muda saat ini tumbuh di tengah akses finansial yang semakin mudah, tetapi juga dihadapkan pada keputusan finansial yang semakin kompleks. Mereka membutuhkan lebih dari sekadar pemahaman teori, tetapi juga kebiasaan dan kepercayaan diri dalam mengambil keputusan finansial yang sehat,” kata Stuart.
Dewan Nasional PJI Natalia Soebagjo menekankan pentingnya pembelajaran finansial berbasis pengalaman. “Literasi keuangan perlu dipelajari melalui pengalaman, bukan sekadar teori. Keputusan membeli, menabung, mengatur prioritas, hingga menghadapi tekanan sosial merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari yang perlu dilatih sejak dini agar menjadi kebiasaan finansial yang sehat,” ujarnya.
Rekam Jejak Program
Sejak 2008, HSBC Indonesia dan PJI telah menjalankan berbagai program edukasi keuangan yang telah menjangkau lebih dari 51.400 pelajar di Indonesia. Melalui Financial Empowerment Pathways 2026, kedua pihak berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki keterampilan dan kepercayaan diri dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab.
Ikuti Skybee
